Langsung ke konten utama

CABANG CABANG FILSAFAT



MAKALAH
FILSAFAT UMUM
“FILSAFAT UMUM DI TINJAU DARI CABANG- CABANG FILSAFAT YANG MEREFLEKSI MENGENAI HAKIKAT ILMU PENGETAHUAN”
Dosen pengampu : Amin Efendi,M.Pd.I

Disusun Oleh :
Kelompok 3
1.Cahyani Setia Ningsih                   (1397981)
2. Miftahudin                                     (1398901)
3. Agus kurniawan                            (1397541)
JURUSAN  TARBIYAH
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI)
SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI
(STAIN) JURAI SIWO METRO
T.A 2013


KATA PENGANTAR
Assalamu ‘alaikum warahmatullah wabarakatuh
Pertama – tama dan yang kita utamakan marilah kita ucapkan puji syukur kita atas kehadirat allah swt yang telah memberikan taufik dan hidayahnya kepada kita semua dan khususnya kepada kami sehingga kita dapat menyelesaikan tugas kelompok (MAKALAH) mata kuliah filsafat umum . sholawat serta salam tetap tercurahkan kepada uswatun hasanah kita yaitu nabiullah muhammad saw yang kita nanti-nantikan syafa’atnya di yaumil akhir nanti. Dan semoga kita termasuk dari umatnya yang akan mendapatkan syafaatnya.
Ucapkan terimakasih kami haturkan kepada Bpk.Amin Efendi,M.Pd.I selaku dosen pengampu mata kuliah FILSAFAT UMUM yang telah memberikan bimbinganya kepada kami sehingga bisa terselesaikanya yaitu dengan pokok bahasan yaitu “FILSAFAT UMUM DI TINJAU DARI CABANG – CABANG  FILSAFAT YANG MEREFLEKSI MENGENAI HAKIKAT ILMU PENGETAHUAN” dan seluruh pihak yang telah membantu penyelesaian makalah ini kami menyadari dalam penyusunan makalah ini masih banyak terdapat kekurangan.
Oleh karena itu, saran dan bimbingan dari para pembaca yang sifatnya membangun sangat kami harapakan demi kesempurnaan pembuatan makalah ini di masa yang akan datang, dan semoga maklah ini bermanfaat bagi kita semua.
Wassalammu ‘alaikum warahmatullah wabarakatuh

Metro, 19 september 2013
Penyusun
KKelompok III





DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL ............................................................                        i
KATA PENGANTAR...........................................................                        ii
DAFTAR ISI..........................................................................                        iii
BAB 1 PENDAHULUAN ....................................................                       1
1.1              Latar belakang ...............................................                        1
1.2              Rumusan masalah..........................................             1
1.3              Tujuan masalah..............................................             2
1.4              Manfaat penulisan..........................................             2
BAB 11 PEMBAHASAN .....................................................                       3
2.1       Cabang-Cabang filsafat..................................
BAB 111 PENUTUP .............................................................           18
3.1       kesimpulan......................................................            18
3.2       saran................................................................            19
DAFTAR PUSTAKA









BAB 1
PENDAHULUAN
1.1            Latar Belakang
Filsafat umum  di tinjau dari cabang – cabang filsafat yaitu merupakan bidang pengetahuan tersendiri yang berbeda dengan pengetahuan yang lain. Filsafat merupakan bidang studi sedemikian luasnya sehingga diperlukan pembagian yang lebih kecil lagi.














Pembahasan
Cabang – cabang filsafat
            Filsafat merupakan bidang studi sedemikian luasnya sehingga diperlukan pembagian yang lebih kecil lagi.Dalam pembagian tersebut tidak ada tata cara pembagian sehingga terdapat perbedaan, seperti:
            Filsafat dapat dikelompokan menjadi empat bidang induk sebagai berikut .
1.      Filsafat tentang pengetahuan, terdiri dari:
a.       Epistemologi
b.      Logika,
c.       Kritik ilmu-ilmu
2.      Filsafat tentang keseluruhan kenyataan, terdiri dari:
a.       Metafisika umum (ontologi)
b.      Metafisika khusus, terdiri:
1)      Teologi metafisik
2)      Antropologi
3)      Kosmologi
3.      Filsafat tentang tindakan, terdiri dari:
a.       Etika
b.      Estetika
4.      Sejarah filsafat 16
Pembagian filsafat secara sistematis yang didasarkan pada sistematika yang berlaku didalam kurikulum akademis:
1.      Metafisika(filsafat tenytang hal yang ada);
2.      Epistoemologi (teori pengetahuan );
3.      Metodologi (teori tenteng metode);
4.      Logika(teori tentang penyimpulan);
5.      Etika ( filsafat tentang pertimbanga orang);
6.      Estetika(filsafat tentang keindahan);
7.      Sejarah filsafat.17


Pembagian filsafat berdasar pada struktur pengetahuan filsafat yang berkembang sekarang ini, terbagi menjadi tiga bidang, yaitu filsafat sistematis, filsafat khusus, filsafat keilmuan.
1.      Filsafat sistematis, terdiri :
a.       Metafisika
b.      Epistemologi
c.       Metodologi
d.      Logika
e.       Etika
f.       Estetika
2.      Filsafat khusus, terdiri:
a.       Filsafat seni,
b.      Filsafat kebudayaan,
c.       Filsafat pendidikan,
d.      Filsafat sejarah,
e.       Filsafat bahasa,
f.       Filsafat hukum,
g.      Filsafat budi,
h.      Filsafat polotik,
i.        Filsafat agama,
j.        Filsafat kehidupan sosial,
k.      Filsafat nilai;


3.      Filsafat keilmuan terdiri:
a.       Filsafat Matematik
b.      Filsafat Ilmu-ilmu Fisik
c.       Filsafat Biologi
d.      Filsafat Linguistik
e.       Filsafat Pisiologi
f.       Filsafat Ilmu-ilmu Sosial. 18

Penyusunan menurut struktur secara menyeluruh dalam bidang filsafat ini oleh the liang gie  diharapkan akan membantu dalam rangka menyusun kurikulim dan pengajaran filsafat dipendidikan tinggi di indonesia , agar dalam studi filsafat para lelusannya memiliki pengetahuan sesuai dengan perkembangan zaman.
1.      Metafisika
Metafisika merupakan cabang yang memuat suatu bagian dari persoalan filsafat yang:
a.       Membicarakan tentang prinsip-prinsip yang paling universal;
b.      Membicarakan sesuatu yang bersifat keluarbiasaan(beyond nature);
c.       Membicarakan karakteristik hal-hal yang sangat mendasar, yang berada di luar pengalaman manusia (immidiate expirience);
d.      Berupaya menyajikan suatu pandangan yang komprehensif tentang segala sesuatu;
e.       Membicarakan persoalan- persoalan seperti: hubungan akal dengan benda, hakikat perubahan,pengertian tentang kemerdekaaan, wujud tuhan, kehidupan setelah mati dan lainya. Metafisika ini suatu cabang filsafat yang paling sulit dipahami,terutama  bagi pemuda belajar filsafat. Pada umumnya filosof konteporer yang di orentasinya pada pengetahuan ilmiah, terhadap metafisika lebih skeptis.

2.      Epistomologi
Epistomologi lazimnya disebut teori pengetahuan yang secara umum  membicarakan mengenaisumber-sumber,karakteristik,dan kebenaran pengetahuan pengetahuan. Persoalan epistomologi (teori pengetahuan) berkaitan erat dengan persoalan metafisika . bedanya, persoalan epistomologi berpusat pada apakah yang ada, yang di dalamnya memuat:
-          Problem asal pengetahuan (origin);
Apakah sumber-sumber pengetahuan ;
Dari mana pengetahuan yang benar , dan bagaiaman kita dapat mengatahui;
Problem penampilan (appearance) ;
Apakah yang menjadi karakteristik pengetahuan?;
Adakah dunia rill diluar akal, apabila ada dapatkan diketahui ;
Problem mencoba kebenaran ( verification);
Apakah pengetauan  kita itu benar;
Bagaimana membedakan antara kebenaran dan kekeliruan;


3.      Logika
       Logika adalah bidang pengetahuan yang mempelajari segenap asas,aturan,dan tatacara penalaran yang betul (correctreasoning). Pada mulanya logika sebagai pengetahuan rasional (episteme). Oleh aristoteles logika disebutnya sebagai analitika, yang kemudian dikembangkan oleh para ahli abad ke-19,oleh george boole logika tradisional dikembangkan menjadi logika modern sehingga dewasa ini logika telah menjadi bidang pengetahuan yang amat luas dan tidak lagi semata-mata bersifat filasafi, tetapi bercorak teknis dan ilmiah.
4.      Etika
Etika atau filsafat perilaku sebagai satu cabang filsafat yang membicarakan “tindakan”manusia,dengan penekanan yang baik dan yang buruk.terdapat dua hal permasalahan,yaitu yang menyangkut “tindakan” maka etika disebut sebagai filsafat praktis;sedangkan jatuh pada”baik-buruk”maka etika disebut “filsafat” normatif.”
5.      Sejarah filsafat
Sejarah filsafat adalah laporan suatu peristiwa yang berkaitan dengan pemikiran filsafat. Biasanya sejarah filsafat ini memuat sebagai pemikiran kefilsafatan(yang beranega ragam)mulai dari zaman pra-yunani hingga zaman modern.

Cabang-cabang filsafat
            Telah kita ketahui bahwa filsafat adalah sebagi induk yang mencakup semua ilmu khusus.akan tetapi,dalam perkembangan selanjutnya ilmu-ilmu khusus itu satu demi satu memisahkandiri dari induknya,filsafat .Mula-mula matematika dan fisika melepaska diri,kemudian di ikuti oleh ilmu-ilmu lain. Adapun psikologi baru pada akhir-akhir ini melepaskan diri dari filsafat,bahkan di beberapa institut,psikologi masih terpaut dengan fisafat.
Setelah filsafat di tinggalkan oleh ilmu-ilmu khusus,ternyata ia tidakmati, tetapi hidup dengan corak baru sebagai “ilmu istimewa“ yang memecahkan masalah yang tidak terpecahkan oleh ilmu-ilmu khusus.Yang menjadi pertanyan ialah :apa saja kah yang masih merupakan bagian dari filsafat dalam coraknya yang baru ini? Persoalan ini membwa kita kepada pembicaraan tentang cabang-cabang filsafat.
Ahli filsafat biasanya mempunyai pembagian yang berbeda-beda.coba perhatiakn sarjana-sarjana filsafat dibawah ini:
a.       H.De Vos  menggolongkan filsafat sebagai berikut:
1)metafisika,
2)logika,
3)ajaran tentang ilmu pengetahuan,
4)filsafat alam,
5)filsafat kebudayaan,
6)filsafat sejarah,
7)etika,
8)estetika,dan
9)antropologi.


   b. Prof.Albuerey Castel membagi masalah-masalah filsafat menjadi enam bagian,yaitu:
            1) masalah teologis (theological problem)
            2) masalah metafisika ( metaphy problem)
            3)masalah epistemologi ( epistemological problem)
            4) masalah etika ( ethikal problem)
            5) masalah politik (polotical problem)
            6) masalah sejarah ( historical problem)
      c. Dr. Richard H.Popkin dan Dr. Avrufn Astroll dalam buku mereka, philosophy made simple,membagi pembahasan mereka ke dalam tujuh bagian (section),yaitu:
            1) Section I Ethis (Etika),
            2) Section II Political Philosophy ( filsafat Politik),
            3) Section III Metaphysics (Metafisika),
            4) Section IV Philosophy of Religion (filsafat agama),
            5) Section V theory of knowledge (Teori pengetahuan),
            6) Section VI Logics (Logika)
            7) Section VII Contempory philosophy,
      d. Dr.M.J. Langeveld mengatakan : Filsafat adalah ilmu kesatuan yang terdiri atas tiga lingtgkungan masalah :
            1) lingkungan masalah keadaan (metafisika manusia,alam,dan
seterusnya).
            2) lingkungan masalah pengetahuan (teori kebenaran,teori
pengetahuan,dan logika).
3.lingkungan masalah nilai (teori nilai etika,estetika yang bernilai
   berdasarkan religi).

   e.Aritoteles, murid plato, mengadakan pembagian secara konkret dan
sistematis menjadi empat cabang,yaitu:
1)      Logika. Ilmu ini dianggap sebagai ilmu pendahuluan bagi filsafat.
2)      Filsafat teoretis. Cabang ini mencakup:
-          Ilmu fisika yang mempersoalkan benda-benda alam nyata ini,
-          Ilmu matematika yang mempersoalkan benda-benda alam dalam kuantitasnya,
-          Ilmu metafisika yang mempersoalkan hakikat segala sesuatu. Inilah yang paling utama dari filsafat.
3)      Filsafat praktis. Cabang ini mencakup:
-          Ilmu etika, yang mengatur kesusilaan dan kebahagiaan dalam hidup perseorangan;
-          Ilmu ekonomi, yang mengatur kesusilaan dan kemakmuran dalam keluarga ( rumah tangga)
-          Ilmu politik, yang mengatur kesusilaan dan kemakmuran di dalam negara
4)      Filsafat poetika (Kesenian).
  Pembagian Aristoteles ini merupakan merupakan permulaan yang baik sekali bagi perkembangan pelajaran filsafat sebagai suatu ilmu yang dapat dipelajari secara teratur. Ajaran Aristoteles sendiri,terutama ilmu logika,hingga sekarang masih menjadi contoh-contoh filsafat klasik yang dikagumi dan dipergunakan.
Walaupun pembagian ahli yang satu tidak sama dengan pembagian ahli-ahli lainya,kita melihat lebih banyak persamaan dari pada perbedaan. Dari pandangan para ahli tersebut dapat di simpulkan bahwa filsafat dalam coraknya yang baru ini mempunyai beberapa cabang,yaitu metafisika,logika,etiaka,estetika,epistomologi,dan filsafat-filsafat lainya.
a.       Metafisika: filsafat tentang hakikat yang ada di balik fisika,hakikat yang bersifat transenden, diluar jangkauan pengalaman manusia.
b.      Logika: filsafat tentang pikiran yang benar dan yang salah.
c.       Etik : filsafat tentang perilaku yang baik dan yang buruk.
d.      Estetika: filsafat tentang kreasi yang indah dan yang jelek.
e.       Epistemologi: filsafat tentang ilmu pengetahuan.
f.       Filsafat-filsafat khusus lainya: filsafat agama, filsafat manusia,filsafat hukum, filsafat sejarah, filsafat alam, filsafat pendidikan, dan sebagainya.
    Seperti telah dikatakan, ilmu filsafat itu sangat luas lapangan pembahasanya. Y ang ditunjunya ialah mencari hakikat kebenaran dari segala sesuatu, baik dalan kebenaran berpikir (logika), berperilaku(etika), maupun dalam mencarihakikat atau keaslian(metafisika). Matra persoalannya menjadi apakah sesuatu itu hakiki (asli) atau palsu (maya).
Dari tinjauan diatas kita dapa mengambil kesimpulan bahwa dalam tiap-tiap pembagian sejak zaman Aritoteles hingga dewasa ini lapangan-lapangan yang paling utama dalam ilmu filsafat selalu berputar disekitar lohika, metafisika,dan etika .

Cabang –cabang filsafat
      Filsafat secara garis besar dapat di bagi menjadi dua kelompok,yakni filsafat sistematis dan sejarah filsafat.filsafat sistematis bertujuan dalam pembentukan dan pemberian landasan pemikiran filsafat.Di dalamnya meliputi logika,metodologi,epistemologi,filsafat ilmu,etika,estetika,metafisika,filsafat ketuhanan,(teologi),filsafat manusia,dan kelompok khususseperti filsafat sejarah,filsafat hukum,filsafat komunikasi,dan lain-lain.Adapun sejarah filsafat adalah bagian yang berusaha meninjau pemikiran filsafat di sepanjang masa.sejak zaman kuno hingga zaman modern.Bagian ini meliputi sejarah filsafat yunani,(Barat),india,cina,dan sejarah filsafat islam.


1.      Pembagian atau cabang filsafat menurut para ahli
a.Louis o.kattsoft menyebutkan bahwa cabang-cabang filsafat adalah logika,metodologi,metafisika,epistemologi,etika,estetika,dan filsafat agama.
b.The liang gie membagi filsafat sistematis menjadi:
1.      Metafisika(filsafat tentang ha ada);
2.      Epistemologi(teori pengetahuan);
3.      Metodologi(teori tentang metode);
4.      Logika(teori tentang penyimpulan);
5.      Etika(filsafat tentang pertimbangan moral);
6.      Estetika(filsafat tentang keindahan);
7.      Sejarah filsafat (lasiyo dan yuwono,1985,hlm.19)
c.Harry Hamersma membagi cabang-cabang filsafat menjadi:
     1. filsafat tentang pengetahuan : epistemologi,logika,kritik ilmu-ilmu.
                 2. filsafat tentang keseluruhan kenyataan:
                        a. Metafisika umum (ontologi).
                        b. Metafisika khusus terdiri atas teologi         
metafisik,antropologi,antropologi,dan kosmologi.
                        4.Sejarah filsafat .(Harry Hamersma,1988,hlm.14)
       d.IR.Poedjawijatna membagi filsafat itu
menjadi:ontologia,theodicea,antropologia,metaphysica,ethica,logica,(minor
          dan mayor),aesthetica.
        e.plato membedakan lapangan fisafat kedalam tiga cabang,yaitu dialektika,fisika,dan etika.
       f.Aristoteles merumuskan pembagian filsafat kedalam empat macam cabang,yaitu  sebagai berikut.



1.  logika
            Ilmu ini bagi Aristoteles dianggap sebagai ilmu pendahuluan sabagai filsafat.

2.      Filsafat teoretis(filsafat nazariah)
Dalam cabang ini tercakup tiga ilmu,yaitu
a.       Ilmu fisika yang mempersoalkan dunia materi dari alam nyata;
b.      Ilmu matematika yang mempersoalakan benda-benda alam dalam kuantitasnya (mempersoalkan jumlahnya);
c.       Ilmu metafisika yang mempersoalkan tentang hakikat segala sesuatu.Menurut Aristoteles ilmu metafisika inilah yang paling utama dalam filsafat,atau intinya filsafat.

3.      Filsafat Praktis (falsafah amaliah)
Dalam cabang ini tercakup tiga macam ilmu,yaitu:
a.       Ilmu etika yang mengatur kesusilaan dan kebahagiaan dalam hiduo perseorangan.
b.      Ilmu ekonomi yang mengatur kesusilaan dan kemakmuran dalam keluarga(rumah tangga)
c.       Ilmu politik yang mengatur kesusilaan dan kemakmuran dalam negara
4.      Filsafat poetika(kesenian).Hasbullah Bakry,1986,hlm.14-15)
Dari pembagian cabang filsafat menurut beberapa tokoh diatas,tampak luas bidang yang menanggapi persoalan kefilsafatan.oleh karene itu,dengan sangat luasnya cakupan filsafat sering ada kesulitan untuk membahas setiap masalah sampai tuntas.
Berdasarkan tiga persolan filsafat yang utama, yaityu persoalan tentang keberadaan,
persoaln tentang pengetahuan, persoalan tentang nilai-nilai, maka cabang filsafat adalah sebagai berikut.
a.       Persoalan keberadaan (being) atau eksistensi (existence). Persoalan keberadaan atau eksistensi bersangkutan dengan filsafat , yaitu metafisika.
b.      Persoalan pengetahuan (knowledge) atau kebenaran (truth). Pengetahuan ditinjau dari segi isina berkaitan dengan cabang filsafat, yaitu epitomologi. Adapun kebenaran ditinjau dari segi bentuknya bersangkutan dengan cabanag filsafat,yaitu logika.
c.       Persoalan nilai-nilai (values). Nilai-nilai dibedakan menjadi dua, nilai kenaikan tingkah laku dan nilai keindahan. Nilai kebaikan tingkah laku bersangkutan dengan cabang filsafat, yaitu etika . Nila  keindahan bersangkutan dengan cabang filsafat,yaitu estetika.
Berikut ini pengetian dari cabang-cabang  filsafat yang utama.
Logika adalah cabang filsafat yang menyelidiki lurus tiidaknya pemikiran kita.
            Laporan dalam logika adalah asas-asas yang ,menentukan pemikiran yang lurus,tepat,dan sehat. Dengan mempelajari logika diharapkan dapatmenerapkan asas  bernalar sehingga dapat menarik kesimpulan dengan tepat.
           
Epistomologiadalah bagian filsafat yang membicarakan tentang terjadinya pengetahuan,sumber pengetahuan, asal mula pengetahuan,batas-batas, sifat, metode. Adapun filsafat ilmu mempelajari tentangciri-ciri pengetahuan ilmiah dan cara bagaimana mendapatkanya. Dengan belajar dan filsafat ilmu diharapkan dapat membedakan antara pengetahuan dan ilmu serta mengetahui dan menggunakan metode yang tepat dalam memperoleh suati ilmu serta mengetahui kebenaran suatu ilmu itu ditinjau dari isinya.
Etika adalah cabang filsafat yang membicarakan tingkah laku atau perbuatan manusia dalam hubunganya dengan baik-buruk. Dengan belajar etika diharapkan dapat membedaksn istilah yang sering muncul seperti etika, norma, dan moral. Di samping itu, dapat mengatuhui dan memahami tingkah laku apa yang baik menurut teori-teori tertentu, dan sikap yang baik sesuatu dengan kaidah-kaidah etika. Jadi objek material etika adalah tingkah laku atau perbuatan manusia. Perbuatan yang dilakukan secara sadar dan bebas. Objek formal etika adalah kebaikan dan keburukan atau bermoral dan tidak bermoral dari tingkah laku tersebut.
Estetika adalah cabang filsafat yag membicarakan tentang keindahan. Objek dari estetika adalah pengalaman akan keindahan. Dengan belajar estetika diharapkan dapat membedakan antara estetika filsafati dan estetika ilmiah,berbagi teori-teori keindahan,pengertian seni,penggolongan seni,aliran dalam seni dan teori penciptaan dalam seni.
Netafisikaadalah cabang filsafat yang menbicarakan tentang yang ada. Metafisika membicarakan sesuatu disebalik yang tampak.dengan belajar netafisika orang justru akan mengenal akan tuhannya,dan mengetahui sebagai macam aliran yang ada dalam metafisika.persoalan-persoalan metafisis dibedakan menjadi tiga, yaitu persoalan ontologi,persoalan kosmologi,dan persoalan antropologi.


           
            Kesimpulan
Filsafat merupakan bidang studi sedemikian luasnya sehingga diperlukan pembagian yang lebih kecil lagi.Dalam pembagian tersebut tidak ada tata cara pembagian sehingga terdapat perbedaan,hingga banyak cebang yang muncul dan di buat dari banyaknya cabang tersebut hendak lah kita dapat menyaring segala hal yang baik, baik untuk kita sendiri maupun untuk orang lain.
         








DAFTAR PUSTAKA
Filsafat umum,Asmoro Ahmad,PT Raja grafindo persada,Jakarta 2011
Filsafat ilmu,Susanto A,PT Bumi Aksara,Jakarta 2011

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

NASAKH DAN TARJIH

MAKALAH USHUL FIQIH NASAKH DAN TARJIH Dosen pengampu : Drs. H. Hadi Rahmat, MA Disusun Oleh : Kelompok: 5.1 Kelas D 2. Miftahudin                                      (1398901) JURUSAN   TARBIYAH PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI (STAIN) JURAI SIWO METRO T.A 2013 KATA PENGANTAR Assalamu ‘alaikum warahmatullah wabarakatuh Pertama yang kita utamakan marilah kita ucapkan puji syukur kita atas kehadirat allah swt yang telah memberikan taufik dan hidayahnya kepada kita semua dan khususnya kepada kami sehingga kita dapat menyelesaikan tugas kelompok (MAKALAH) mata kuliah ushul Fiqih. sholawat serta salam tetap tercurahkan kepada uswatun hasanah kita yaitu Nabiullah Muhammad SA...

MASYARAKAT MODEREN

A.     PENGERTIAN MASYARAKAT MODERN Masyarakat modern terdiri dari dua kata, yaitu masyarakat dan modern. Dalam Kamus Umum bahasa Indonesia, W.J.S. Poerwadarminta mengartikan masyarakat sebagai pergaulan hidup manusia (Himpunan orang hidup bersama di suatu tempat dengan ikatan-ikatan aturan yang tentu) [1] . Sedangkan modern diartikan yang terbaru, secara baru, mutakhir. Dengan demikian secara harifah masyarakat modern di suatu tempat dengan ikatan-ikatan aturan tertentu yang bersifat mutakhir. [2] Masyarakat modern sering disebutkan sebagai lawan dari masyarakat tradisional. Deliar Noer misalnya menyebutkan cirri-ciri modern sebagai berikut: 1.       Bersifat rasional, yakni lebih mengutamakan pendapat akanl pikiran, daripada pendapat emosi. Sebelum melakukan perkerjaan selalu mempertimbangkan lebih dahulu untuk ruginya, danperkerjaan tersebut secara logika dipandang menguntungkan. 2.       Berpikir untuk m...