MAKALAH
FILSAFAT UMUM
“FILSAFAT UMUM DI TINJAU DARI CABANG- CABANG FILSAFAT YANG
MEREFLEKSI MENGENAI HAKIKAT ILMU PENGETAHUAN”
Dosen pengampu : Amin Efendi,M.Pd.I
Disusun Oleh :
Kelompok 3
1.Cahyani Setia Ningsih (1397981)
2. Miftahudin (1398901)
3. Agus kurniawan (1397541)
JURUSAN TARBIYAH
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI)
SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI
(STAIN) JURAI SIWO METRO
T.A 2013
KATA
PENGANTAR
Assalamu ‘alaikum warahmatullah wabarakatuh
Pertama
– tama dan yang kita utamakan marilah kita ucapkan puji syukur kita atas
kehadirat allah swt yang telah memberikan taufik dan hidayahnya kepada kita
semua dan khususnya kepada kami sehingga kita dapat menyelesaikan tugas
kelompok (MAKALAH) mata kuliah filsafat umum . sholawat serta salam tetap
tercurahkan kepada uswatun hasanah kita yaitu nabiullah muhammad saw yang kita
nanti-nantikan syafa’atnya di yaumil akhir nanti. Dan semoga kita termasuk dari
umatnya yang akan mendapatkan syafaatnya.
Ucapkan
terimakasih kami haturkan kepada Bpk.Amin Efendi,M.Pd.I selaku dosen pengampu
mata kuliah FILSAFAT UMUM yang telah memberikan bimbinganya kepada kami
sehingga bisa terselesaikanya yaitu dengan pokok bahasan yaitu “FILSAFAT UMUM DI
TINJAU DARI CABANG – CABANG FILSAFAT
YANG MEREFLEKSI MENGENAI HAKIKAT ILMU PENGETAHUAN” dan seluruh pihak yang telah
membantu penyelesaian makalah ini kami menyadari dalam penyusunan makalah ini
masih banyak terdapat kekurangan.
Oleh
karena itu, saran dan bimbingan dari para pembaca yang sifatnya membangun
sangat kami harapakan demi kesempurnaan pembuatan makalah ini di masa yang akan
datang, dan semoga maklah ini bermanfaat bagi kita semua.
Wassalammu ‘alaikum warahmatullah wabarakatuh
Metro,
19 september 2013
Penyusun
KKelompok III
DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL
............................................................ i
KATA
PENGANTAR........................................................... ii
DAFTAR
ISI.......................................................................... iii
BAB 1 PENDAHULUAN .................................................... 1
1.1
Latar belakang
............................................... 1
1.2
Rumusan
masalah.......................................... 1
1.3
Tujuan masalah.............................................. 2
1.4
Manfaat
penulisan.......................................... 2
BAB 11 PEMBAHASAN ..................................................... 3
2.1 Cabang-Cabang
filsafat..................................
BAB 111 PENUTUP ............................................................. 18
3.1 kesimpulan...................................................... 18
3.2 saran................................................................ 19
DAFTAR PUSTAKA
BAB 1
PENDAHULUAN
1.1
Latar
Belakang
Filsafat
umum di tinjau dari cabang – cabang
filsafat yaitu merupakan bidang pengetahuan tersendiri yang berbeda dengan
pengetahuan yang lain. Filsafat merupakan bidang studi sedemikian luasnya
sehingga diperlukan pembagian yang lebih kecil lagi.
Pembahasan
Cabang
– cabang filsafat
Filsafat
merupakan bidang studi sedemikian luasnya sehingga diperlukan pembagian yang
lebih kecil lagi.Dalam pembagian tersebut tidak ada tata cara pembagian
sehingga terdapat perbedaan, seperti:
Filsafat
dapat dikelompokan menjadi empat bidang induk sebagai berikut .
1. Filsafat
tentang pengetahuan, terdiri dari:
a. Epistemologi
b. Logika,
c. Kritik
ilmu-ilmu
2. Filsafat
tentang keseluruhan kenyataan, terdiri dari:
a. Metafisika
umum (ontologi)
b. Metafisika
khusus, terdiri:
1) Teologi
metafisik
2) Antropologi
3) Kosmologi
3. Filsafat
tentang tindakan, terdiri dari:
a. Etika
b. Estetika
4. Sejarah
filsafat 16
Pembagian filsafat secara
sistematis yang didasarkan pada sistematika yang berlaku didalam kurikulum
akademis:
1. Metafisika(filsafat
tenytang hal yang ada);
2. Epistoemologi
(teori pengetahuan );
3. Metodologi
(teori tenteng metode);
4. Logika(teori
tentang penyimpulan);
5. Etika
( filsafat tentang pertimbanga orang);
6. Estetika(filsafat
tentang keindahan);
7. Sejarah
filsafat.17
Pembagian
filsafat berdasar pada struktur pengetahuan filsafat yang berkembang sekarang
ini, terbagi menjadi tiga bidang, yaitu filsafat sistematis, filsafat khusus,
filsafat keilmuan.
1. Filsafat
sistematis, terdiri :
a. Metafisika
b. Epistemologi
c. Metodologi
d. Logika
e. Etika
f. Estetika
2. Filsafat
khusus, terdiri:
a. Filsafat
seni,
b. Filsafat
kebudayaan,
c. Filsafat
pendidikan,
d. Filsafat
sejarah,
e. Filsafat
bahasa,
f. Filsafat
hukum,
g. Filsafat
budi,
h. Filsafat
polotik,
i.
Filsafat agama,
j.
Filsafat kehidupan
sosial,
k. Filsafat
nilai;
3. Filsafat
keilmuan terdiri:
a. Filsafat
Matematik
b. Filsafat
Ilmu-ilmu Fisik
c. Filsafat
Biologi
d. Filsafat
Linguistik
e. Filsafat
Pisiologi
f. Filsafat
Ilmu-ilmu Sosial. 18
Penyusunan
menurut struktur secara menyeluruh dalam bidang filsafat ini oleh the liang gie
diharapkan akan membantu dalam rangka
menyusun kurikulim dan pengajaran filsafat dipendidikan tinggi di indonesia ,
agar dalam studi filsafat para lelusannya memiliki pengetahuan sesuai dengan
perkembangan zaman.
1. Metafisika
Metafisika merupakan cabang yang memuat suatu bagian dari
persoalan filsafat yang:
a. Membicarakan
tentang prinsip-prinsip yang paling universal;
b. Membicarakan
sesuatu yang bersifat keluarbiasaan(beyond nature);
c. Membicarakan
karakteristik hal-hal yang sangat mendasar, yang berada di luar pengalaman
manusia (immidiate expirience);
d. Berupaya
menyajikan suatu pandangan yang komprehensif tentang segala sesuatu;
e. Membicarakan
persoalan- persoalan seperti: hubungan akal dengan benda, hakikat perubahan,pengertian
tentang kemerdekaaan, wujud tuhan, kehidupan setelah mati dan lainya.
Metafisika ini suatu cabang filsafat yang paling sulit dipahami,terutama bagi pemuda belajar filsafat. Pada umumnya
filosof konteporer yang di orentasinya pada pengetahuan ilmiah, terhadap
metafisika lebih skeptis.
2. Epistomologi
Epistomologi lazimnya disebut teori pengetahuan yang secara umum
membicarakan
mengenaisumber-sumber,karakteristik,dan kebenaran pengetahuan pengetahuan.
Persoalan epistomologi (teori pengetahuan) berkaitan erat dengan persoalan
metafisika . bedanya, persoalan epistomologi berpusat pada apakah yang ada,
yang di dalamnya memuat:
-
Problem asal
pengetahuan (origin);
Apakah sumber-sumber pengetahuan ;
Dari mana pengetahuan yang benar , dan bagaiaman kita dapat
mengatahui;
Problem penampilan (appearance) ;
Apakah yang menjadi karakteristik pengetahuan?;
Adakah dunia rill diluar akal, apabila ada dapatkan
diketahui ;
Problem mencoba kebenaran ( verification);
Apakah pengetauan
kita itu benar;
Bagaimana membedakan antara kebenaran dan kekeliruan;
3. Logika
Logika adalah
bidang pengetahuan yang mempelajari segenap asas,aturan,dan tatacara penalaran
yang betul (correctreasoning). Pada mulanya logika sebagai pengetahuan rasional
(episteme). Oleh aristoteles logika disebutnya sebagai analitika, yang kemudian
dikembangkan oleh para ahli abad ke-19,oleh george boole logika tradisional
dikembangkan menjadi logika modern sehingga dewasa ini logika telah menjadi
bidang pengetahuan yang amat luas dan tidak lagi semata-mata bersifat filasafi,
tetapi bercorak teknis dan ilmiah.
4. Etika
Etika atau filsafat perilaku sebagai
satu cabang filsafat yang membicarakan “tindakan”manusia,dengan penekanan yang
baik dan yang buruk.terdapat dua hal permasalahan,yaitu yang menyangkut
“tindakan” maka etika disebut sebagai filsafat praktis;sedangkan jatuh
pada”baik-buruk”maka etika disebut “filsafat” normatif.”
5. Sejarah
filsafat
Sejarah
filsafat adalah laporan suatu peristiwa yang berkaitan dengan pemikiran
filsafat. Biasanya sejarah filsafat ini memuat sebagai pemikiran
kefilsafatan(yang beranega ragam)mulai dari zaman pra-yunani hingga zaman
modern.
Cabang-cabang
filsafat
Telah
kita ketahui bahwa filsafat adalah sebagi induk yang mencakup semua ilmu
khusus.akan tetapi,dalam perkembangan selanjutnya ilmu-ilmu khusus itu satu
demi satu memisahkandiri dari induknya,filsafat .Mula-mula matematika dan
fisika melepaska diri,kemudian di ikuti oleh ilmu-ilmu lain. Adapun psikologi
baru pada akhir-akhir ini melepaskan diri dari filsafat,bahkan di beberapa
institut,psikologi masih terpaut dengan fisafat.
Setelah filsafat di tinggalkan oleh
ilmu-ilmu khusus,ternyata ia tidakmati, tetapi hidup dengan corak baru sebagai
“ilmu istimewa“ yang memecahkan masalah yang tidak terpecahkan oleh ilmu-ilmu
khusus.Yang menjadi pertanyan ialah :apa saja kah yang masih merupakan bagian
dari filsafat dalam coraknya yang baru ini? Persoalan ini membwa kita kepada
pembicaraan tentang cabang-cabang filsafat.
Ahli filsafat biasanya mempunyai
pembagian yang berbeda-beda.coba perhatiakn sarjana-sarjana filsafat dibawah
ini:
a. H.De
Vos menggolongkan filsafat sebagai
berikut:
1)metafisika,
2)logika,
3)ajaran tentang ilmu
pengetahuan,
4)filsafat alam,
5)filsafat kebudayaan,
6)filsafat sejarah,
7)etika,
8)estetika,dan
9)antropologi.
b. Prof.Albuerey Castel membagi masalah-masalah filsafat menjadi enam
bagian,yaitu:
1)
masalah teologis (theological problem)
2)
masalah metafisika ( metaphy problem)
3)masalah
epistemologi ( epistemological problem)
4)
masalah etika ( ethikal problem)
5)
masalah politik (polotical problem)
6)
masalah sejarah ( historical problem)
c. Dr. Richard H.Popkin dan Dr. Avrufn Astroll dalam buku mereka, philosophy made simple,membagi
pembahasan mereka ke dalam tujuh bagian (section),yaitu:
1) Section I Ethis (Etika),
2) Section II Political Philosophy (
filsafat Politik),
3) Section III Metaphysics (Metafisika),
4)
Section IV Philosophy of Religion
(filsafat agama),
5)
Section V theory of knowledge (Teori
pengetahuan),
6)
Section VI Logics (Logika)
7)
Section VII Contempory philosophy,
d. Dr.M.J. Langeveld mengatakan : Filsafat adalah ilmu kesatuan yang
terdiri atas tiga lingtgkungan masalah :
1)
lingkungan masalah keadaan (metafisika manusia,alam,dan
seterusnya).
2)
lingkungan masalah pengetahuan (teori kebenaran,teori
pengetahuan,dan logika).
3.lingkungan masalah
nilai (teori nilai etika,estetika yang bernilai
berdasarkan religi).
e.Aritoteles, murid plato, mengadakan pembagian secara konkret dan
sistematis menjadi empat cabang,yaitu:
1) Logika.
Ilmu ini dianggap sebagai ilmu pendahuluan bagi filsafat.
2) Filsafat
teoretis. Cabang ini mencakup:
-
Ilmu fisika yang
mempersoalkan benda-benda alam nyata ini,
-
Ilmu matematika yang
mempersoalkan benda-benda alam dalam kuantitasnya,
-
Ilmu metafisika yang
mempersoalkan hakikat segala sesuatu. Inilah yang paling utama dari filsafat.
3) Filsafat
praktis. Cabang ini mencakup:
-
Ilmu etika, yang
mengatur kesusilaan dan kebahagiaan dalam hidup perseorangan;
-
Ilmu ekonomi, yang
mengatur kesusilaan dan kemakmuran dalam keluarga ( rumah tangga)
-
Ilmu politik, yang
mengatur kesusilaan dan kemakmuran di dalam negara
4) Filsafat
poetika (Kesenian).
Pembagian Aristoteles ini merupakan merupakan permulaan yang baik sekali
bagi perkembangan pelajaran filsafat sebagai suatu ilmu yang dapat dipelajari
secara teratur. Ajaran Aristoteles sendiri,terutama ilmu logika,hingga sekarang
masih menjadi contoh-contoh filsafat klasik yang dikagumi dan dipergunakan.
Walaupun pembagian ahli yang satu tidak
sama dengan pembagian ahli-ahli lainya,kita melihat lebih banyak persamaan dari
pada perbedaan. Dari pandangan para ahli tersebut dapat di simpulkan bahwa
filsafat dalam coraknya yang baru ini mempunyai beberapa cabang,yaitu
metafisika,logika,etiaka,estetika,epistomologi,dan filsafat-filsafat lainya.
a. Metafisika:
filsafat tentang hakikat yang ada di balik fisika,hakikat yang bersifat
transenden, diluar jangkauan pengalaman manusia.
b. Logika:
filsafat tentang pikiran yang benar dan yang salah.
c. Etik
: filsafat tentang perilaku yang baik dan yang buruk.
d. Estetika:
filsafat tentang kreasi yang indah dan yang jelek.
e. Epistemologi:
filsafat tentang ilmu pengetahuan.
f. Filsafat-filsafat
khusus lainya: filsafat agama, filsafat manusia,filsafat hukum, filsafat
sejarah, filsafat alam, filsafat pendidikan, dan sebagainya.
Seperti telah dikatakan, ilmu filsafat itu sangat luas lapangan
pembahasanya. Y ang ditunjunya ialah mencari hakikat kebenaran dari segala
sesuatu, baik dalan kebenaran berpikir (logika), berperilaku(etika), maupun
dalam mencarihakikat atau keaslian(metafisika). Matra persoalannya menjadi
apakah sesuatu itu hakiki (asli) atau palsu (maya).
Dari tinjauan diatas kita dapa
mengambil kesimpulan bahwa dalam tiap-tiap pembagian sejak zaman Aritoteles
hingga dewasa ini lapangan-lapangan yang paling utama dalam ilmu filsafat selalu
berputar disekitar lohika, metafisika,dan etika .
Cabang
–cabang filsafat
Filsafat secara garis besar dapat di bagi menjadi dua kelompok,yakni
filsafat sistematis dan sejarah filsafat.filsafat sistematis bertujuan dalam
pembentukan dan pemberian landasan pemikiran filsafat.Di dalamnya meliputi
logika,metodologi,epistemologi,filsafat ilmu,etika,estetika,metafisika,filsafat
ketuhanan,(teologi),filsafat manusia,dan kelompok khususseperti filsafat
sejarah,filsafat hukum,filsafat komunikasi,dan lain-lain.Adapun sejarah
filsafat adalah bagian yang berusaha meninjau pemikiran filsafat di sepanjang
masa.sejak zaman kuno hingga zaman modern.Bagian ini meliputi sejarah filsafat
yunani,(Barat),india,cina,dan sejarah filsafat islam.
1.
Pembagian
atau cabang filsafat menurut para ahli
a.Louis
o.kattsoft menyebutkan bahwa cabang-cabang filsafat adalah logika,metodologi,metafisika,epistemologi,etika,estetika,dan
filsafat agama.
b.The liang gie
membagi filsafat sistematis menjadi:
1. Metafisika(filsafat
tentang ha ada);
2. Epistemologi(teori
pengetahuan);
3. Metodologi(teori
tentang metode);
4. Logika(teori
tentang penyimpulan);
5. Etika(filsafat
tentang pertimbangan moral);
6. Estetika(filsafat
tentang keindahan);
7. Sejarah
filsafat (lasiyo dan yuwono,1985,hlm.19)
c.Harry Hamersma membagi
cabang-cabang filsafat menjadi:
1. filsafat tentang pengetahuan :
epistemologi,logika,kritik ilmu-ilmu.
2. filsafat tentang keseluruhan kenyataan:
a.
Metafisika umum (ontologi).
b.
Metafisika khusus terdiri atas teologi
metafisik,antropologi,antropologi,dan
kosmologi.
4.Sejarah
filsafat .(Harry Hamersma,1988,hlm.14)
d.IR.Poedjawijatna membagi filsafat itu
menjadi:ontologia,theodicea,antropologia,metaphysica,ethica,logica,(minor
dan mayor),aesthetica.
e.plato membedakan lapangan fisafat
kedalam tiga cabang,yaitu dialektika,fisika,dan etika.
f.Aristoteles merumuskan pembagian filsafat kedalam empat macam
cabang,yaitu sebagai berikut.
1. logika
Ilmu
ini bagi Aristoteles dianggap sebagai ilmu pendahuluan sabagai filsafat.
2. Filsafat
teoretis(filsafat nazariah)
Dalam cabang
ini tercakup tiga ilmu,yaitu
a. Ilmu
fisika yang mempersoalkan dunia materi dari alam nyata;
b. Ilmu
matematika yang mempersoalakan benda-benda alam dalam kuantitasnya (mempersoalkan
jumlahnya);
c. Ilmu
metafisika yang mempersoalkan tentang hakikat segala sesuatu.Menurut
Aristoteles ilmu metafisika inilah yang paling utama dalam filsafat,atau
intinya filsafat.
3. Filsafat
Praktis (falsafah amaliah)
Dalam cabang ini
tercakup tiga macam ilmu,yaitu:
a. Ilmu
etika yang mengatur kesusilaan dan kebahagiaan dalam hiduo perseorangan.
b. Ilmu
ekonomi yang mengatur kesusilaan dan kemakmuran dalam keluarga(rumah tangga)
c. Ilmu
politik yang mengatur kesusilaan dan kemakmuran dalam negara
4. Filsafat
poetika(kesenian).Hasbullah Bakry,1986,hlm.14-15)
Dari pembagian cabang
filsafat menurut beberapa tokoh diatas,tampak luas bidang yang menanggapi
persoalan kefilsafatan.oleh karene itu,dengan sangat luasnya cakupan filsafat
sering ada kesulitan untuk membahas setiap masalah sampai tuntas.
Berdasarkan tiga
persolan filsafat yang utama, yaityu persoalan tentang keberadaan,
persoaln tentang
pengetahuan, persoalan tentang nilai-nilai, maka cabang filsafat adalah sebagai
berikut.
a. Persoalan
keberadaan (being) atau eksistensi (existence). Persoalan keberadaan atau
eksistensi bersangkutan dengan filsafat , yaitu metafisika.
b. Persoalan
pengetahuan (knowledge) atau
kebenaran (truth). Pengetahuan
ditinjau dari segi isina berkaitan dengan cabang filsafat, yaitu epitomologi.
Adapun kebenaran ditinjau dari segi bentuknya bersangkutan dengan cabanag
filsafat,yaitu logika.
c. Persoalan
nilai-nilai (values). Nilai-nilai
dibedakan menjadi dua, nilai kenaikan tingkah laku dan nilai keindahan. Nilai
kebaikan tingkah laku bersangkutan dengan cabang filsafat, yaitu etika .
Nila keindahan bersangkutan dengan
cabang filsafat,yaitu estetika.
Berikut ini pengetian dari cabang-cabang filsafat yang utama.
Logika
adalah cabang filsafat yang menyelidiki lurus tiidaknya pemikiran kita.
Laporan
dalam logika adalah asas-asas yang ,menentukan pemikiran yang lurus,tepat,dan
sehat. Dengan mempelajari logika diharapkan dapatmenerapkan asas bernalar sehingga dapat menarik kesimpulan
dengan tepat.
Epistomologiadalah bagian filsafat
yang membicarakan tentang terjadinya pengetahuan,sumber pengetahuan, asal mula
pengetahuan,batas-batas, sifat, metode. Adapun filsafat ilmu mempelajari
tentangciri-ciri pengetahuan ilmiah dan cara bagaimana mendapatkanya. Dengan
belajar dan filsafat ilmu diharapkan dapat membedakan antara pengetahuan dan
ilmu serta mengetahui dan menggunakan metode yang tepat dalam memperoleh suati
ilmu serta mengetahui kebenaran suatu ilmu itu ditinjau dari isinya.
Etika adalah cabang
filsafat yang membicarakan tingkah laku atau perbuatan manusia dalam hubunganya
dengan baik-buruk. Dengan belajar etika diharapkan dapat membedaksn istilah
yang sering muncul seperti etika, norma, dan moral. Di samping itu, dapat
mengatuhui dan memahami tingkah laku apa yang baik menurut teori-teori
tertentu, dan sikap yang baik sesuatu dengan kaidah-kaidah etika. Jadi objek
material etika adalah tingkah laku atau perbuatan manusia. Perbuatan yang
dilakukan secara sadar dan bebas. Objek formal etika adalah kebaikan dan
keburukan atau bermoral dan tidak bermoral dari tingkah laku tersebut.
Estetika adalah cabang filsafat
yag membicarakan tentang keindahan. Objek dari estetika adalah pengalaman akan
keindahan. Dengan belajar estetika diharapkan dapat membedakan antara estetika
filsafati dan estetika ilmiah,berbagi teori-teori keindahan,pengertian
seni,penggolongan seni,aliran dalam seni dan teori penciptaan dalam seni.
Netafisikaadalah cabang filsafat yang menbicarakan
tentang yang ada. Metafisika membicarakan sesuatu disebalik yang tampak.dengan
belajar netafisika orang justru akan mengenal akan tuhannya,dan mengetahui
sebagai macam aliran yang ada dalam metafisika.persoalan-persoalan metafisis
dibedakan menjadi tiga, yaitu persoalan ontologi,persoalan kosmologi,dan
persoalan antropologi.
Kesimpulan
Filsafat merupakan bidang studi
sedemikian luasnya sehingga diperlukan pembagian yang lebih kecil lagi.Dalam
pembagian tersebut tidak ada tata cara pembagian sehingga terdapat perbedaan,hingga
banyak cebang yang muncul dan di buat dari banyaknya cabang tersebut hendak lah
kita dapat menyaring segala hal yang baik, baik untuk kita sendiri maupun untuk
orang lain.
DAFTAR PUSTAKA
Filsafat umum,Asmoro Ahmad,PT Raja grafindo persada,Jakarta
2011
Filsafat ilmu,Susanto A,PT Bumi Aksara,Jakarta 2011
izin referensi
BalasHapus